Cara Mengobati Penyakit Fisik (Jasmani)

Share:

Adapun pengobatan penyakit jasmani sendiri ada dua.

Pengobatan penyakit fisik

Pertama, sistem pengobatan yang sudah Allah ilhamkan kepada manusia dan juga binatang. Pengobatan ini tidak memerlukan penanganan tenaga medis, seperti mengobati rasa lapar, rasa haus, rasa kedinginan dan rasa capek dengan kondisi yang menjadi kebalikannya atau dengan sesuatu yang dapat menghilangkan semua kondisi tersebut.

Kedua, pengobatan yang membutuhkan analisa dan diagnosa. Seperti pengobatan penyakit-penyakit yang serumpun yang menyerang pencernaan sehingga menyebabkan tubuh tidak stabil, yakni menjadi panas, dingin, kering atau lembab. Bisa juga mengalami komplikasi dua suhu sekaligus. Penyakit inipun ada dua macam: penyakit secara fisik dan penyakit kondiktif. Yakni penyakit yang terjadi karena ada unsur materi yang masuk ke dalam tubuh atau karena kejadian tertentu.

Cara Mengobati Penyakit Fisik

Perbedaan antara kedua penyakit ini, bahwa penyakit kondiktif terjadi setelah materi berbahaya dalam tubuh sudah berhasil disingkirkan sehingga secara fisik sudah tidak ada lagi, namun pengaruhnya masih ada pada sistem metabolisme tubuh. Sementara penyakit fisik artinya terjadi saat materi berbahaya itu ada dalam tubuh. Bila penyakit terjadi saat materi masih mengendap dalam tubuh, maka diagnosa dilakukan terhadap materi penyebab penyakit terlebih dahulu, baru dilakukan diagnosa terhadap jenis penyakitnya, kemudian terhadap obatnya.

Adapun penyakit kondiktif, bentuknya adalah ketika salah satu organ tubuh mengalami ketidakstabilan, seperti berubah bentuknya, atau kelainan dalam rongganya, kelainan pembuluh darahnya, kulitnya menjadi kasar, iritasi, berkurangnya jumlah sel, kelainan tulang atau pergeseran letak. Kalau seluruh organ tubuh tertata secara benar dalam tubuh, maka posisi tersebut berada dalam posisi yang wajar. Sebaliknya, ketika letak organ-organ tubuh tersebut berubah, maka itu disebut kelainan posisi.

Adapun penyakit umum adalah yang meliputi penyakit fisik dan penyakit kondiktif. Penyakit-penyakit fisik menyebabkan kelainan sistem metabolisme tubuh sehingga tidak stabil. Kelainan sistem metabolisme itulah yang disebut penyakit, setelah betul-betul bisa menimbukan bahaya fisik. Aplikasinya ada delapan macam, empat diantanya simpel dan empat lainnya berupa komolikasi: empat pertamanya adalah dingin, panas, lembab dan kering. Sementara empat komplikasinya adalah panas dan lembab, panas dan kering, dingin dan lembab, dingin dan kering. Itu bisa terjadi karena ada unsur materi yang mengendap dalam tubuh, atau bisa juga karena hal lain.

Kalau secara fisik tidak menimbulkan bahaya, ketidakstabilan sistem metabolisme tubuh itu tetap dalam lingkaran kesehatan tubuh. Tubuh itu memiliki tiga macam kondisi : normal, tidak normal, antara normal dan tidak normal. Dalam kondisi pertama, tubuh disebut sehat. Dalam kondisi kedua, tubuh dikatakan sakit. Sementara kondisi ketiga, disebut kondisi antara sehat dan tidak sehat. Karena, satu kondisi tidak akan berubah menjadi kebalikannya, kecuali setelah melalui masa antara keduanya terlebih dahulu.

Hal yang menyebabkan tubuh keluar dari kondisi normal bisa berasal dari dalam tubuh, karena kondisi tubuh yang panas atau dingin, lembab atau kering, bisa juga berasal dari faktor luar tubuh. Karena suhu yang diterima tubuh terkadang bisa cocok namun terkadang tidak cocok.

Bahaya yang mengancam kesehatan tubuh terkadang berasal dari kelainan dalam sistem metabolisme tubuh, seperti ketidakstabilan metabolisme. Namun bisa juga berasal dari kerusakan pada salah satu organ tubuh. Bisa juga berasal dari kelemahan daya tahan atau energi tubuh. Semua itu kembali kepada peningkatan kestabilan tubuh ketika tubuh tidak membutuhkan peningkatan kestabilan, atau pengurangan kestabilan tubuh ketika tubuh tidak perlu dikurangi kestabilannya, atau perekatan organ-organ tubuh yang tidak perlu direkatkan, atau pergeseran organ tubuh yang tidak perlu digeser, atau ekspansi metabolisme pada tubuh yang tidak membutuhkan ekspansi metabolisme, atau perubahan letak dan bentuk organ tubuh yang tidak perlu diubah, sehingga tubuh menjadi tidak stabil.

Tenaga medis adalah orang yang seharusnya bisa merenggangkan organ tubuh bila kerekatnnya membahayakan tubuh atau sebaliknya, atau mengurangi peningkatan kestabilan kalau peningkatan itu berbahaya, atau sebaliknya. Sehingga kesehatan tubuh yang hilang dapat dipulihkan atau bila tubuh sudah sehat bisa dijaga kesehatannya dengan cara yang sesuai atau paling agak sesuai. Juga menolak penyakit yang ada dengan memberikan anti atau penangkalnya sehingga penyakit itu hilang total. Atau menolak timbulnya penyakit itu dengan tindakan preventif sebelum terjadi. Semua itu bisa kita lihat dalam petunjuk Rasulullah secara lengkap dan sempurna. Kita memohon daya, kekuatan, keutamaan, dan ilmu dari Allah SWT.

Cara Mengobati Penyakit Fisik (Jasmani) | Koko Wijanarko | 4.5

Berita Lainnya

error: Exclusive only on Terapimuslim.com !!
Visit Koko Wijanarko at Ping.sg Health Blogs
Health top blog sites
top blog sites Top  blogs