Advertisement

Cara Memilih Kondom yang Tepat

Seksualitas / Koko Wijanarko

Meskipun semua kondom terlihat bagus, namun tidak semua kondom sesuai dengan berbagai keadaan atau pas saat dikenakan. Untuk itu perlu untuk memilih kondom yang tepat. Sebelum mengetahui bagaimana cara memilih jenis kondom yang tepat ada baiknya kita bertanya untuk apa kondom itu kita gunakan.

  • Apakah kondom hanya digunakan untuk oral sex?
  • Apakah istri kita punya alergi terhadap lateks?
  • Apakah kondom digunakan untuk melindungi terhadap PMS (Penyakit menular seksual)?
  • Ataukah kondom digunakan agar tidak terjadi pembuahan yang mengakibatkan kehamilan?
  • Atau mungkin kondom berfungsi sebagai bumbu cinta sebagai alternatif penghilang kebosanan saat bercinta?

cara memilih kondom

Kondom bagi laki-laki adalah selubung tipis yang terbuat dari karet lateks, poliuretan (plastik), membran alami (kulit domba), atau poliisoprena (karet alam non lateks). Kondom hanya cocok digunkan pada penis saat ereksi pria selama hubungan seksual. Condom dianggap sebagai metode penghalang yang efektif untuk pengendalian kehamilan reversibel. Selain vasektomi, kondom adalah satu-satunya metode yang tersedia untuk mengendalikan kehamilan perempuan yang digunakan oleh laki-laki.

Kondom sering disebut juga rubbers, protection, safes, prophylactics dan Jimmies. Kondom berfungsi sebagai penghalang dengan mengumpulkan air mani sebelum, selama, dan setelah seorang pria berejakulasi. Hal ini dapat mencegah sperma dari kontak langsung dengan bagian dalam vagina dan bergabung dengan sel telur betina. Kondom juga mencegah organisme penyebab penyakit menular seksual datang ke dalam kontak dengan kulit pasangan yang tidak terinfeksi.

Kenapa Kondom?

Alasan kenapa kondom dipilih sebagai alat kontrasepsi bagi pria adalah :

  1. Nyaman dan mudah untuk mendapatkannya (seperti: apotik atau toko jamu)
  2. Murah
  3. Tidak memerlukan resep
  4. Ringan dan mudah
  5. Membantu dalam mencegah kehamilan
  6. Melindungi dai infeksi menular seksual atau pms (seperti : chlamydia, gonorrhea, trichomoniasis, syphilis, hiv, hepatitis, chancroid dan pelvic inflammatory disease)
  7. Solusi bagi para ejakulasi dini yang berfungsi mengurangi gesekan pada penis

Selain berbagai manfaat dan keuntungan di atas, banyak juga yang tidak suka dengan kondom. Berikut ini beberapa kelemahan menggunakan kondom.

  1. Beberapa pria dan wanita merasa bahwa kondom menumpulkan sensasi bercinta
  2. Beberapa pria tidak dapat mempertahankan ereksi setelah memakai kondom alias loyo sebelum klimaks
  3. Beberapa gairah seksual dapat hilang karena harus menyempatkan waktu mencari dan memakai kondom
  4. Gesekan yang disebabkan oleh kondom dapat mengurangi rangsangan perempuan yang dapat membuat seks kurang menyenangkan atau bahkan tidak nyaman. Menggunakan kondom yang dilumasi dapat menghindari masalah ini
  5. Intercourse yang mungkin kurang menyenangkan karena pria harus segera menarik penis setelah ejakulasi
  6. Kondom mungkin tidak nyaman saat dipakai (tipsnya gunakan kondom yang pas dengan anda, kaerna tidak semua kondom pas untuk masing-masing individu)
  7. Seorang pria perlu menjaga tekanan ereksi agar kondom tidak lepas
  8. Wanita itu tidak bisa merasakan cairan hangat (sperma) memasuki tubuhnya karena beberapa wanita peduli tentang hal ini
  9. Perlu memilih jenis kondom yang pas dalam setiap kesempatan
  10. 1-2% wanita dan pria alergi terhadap lateks kondom Jika hal ini terjadi , pasangan dapat menggunakan kondom poliuretan, kondom non-lateks atau kulit domba (alami).

Selanjutnya bagaimana cara memilih kondom yang tepat? Karena tidak semua 1 jenis kondom bagus untuk dipakai semua orang. Memilih kondom itu sama seperti anak kecil memilih 1 permen di toko permen. Karena banyak ukuran, tekstur, bahan, fitur-fitur yang dimiliki oleh kondom.

kondom berwarna

Cara Memilih Kondom yang Pas

Ok…kita akan membahas dan menimbang jenis condom yang mana yang cocok.

1. Bahannya lateks atau poliisoprena?

Kebanyakan kondom terbuat dari lateks (semacam karet). Beberapa merek ada yang terbuat dari poliisoprena (karet buatan manusia). Beberapa contoh dari poliisoprena adalah avanti ultima (durex) dan unique (persante).

Keuntungan dari kondom poliisoprena:

  • Bagus bagi orang yang alergi terhadap lateks
  • Dapat digunakan dengan pelumas minyak
  • Lembut – beberapa orang bilang mereka lebih nyaman

Kerugian meliputi:

  • Lebih mahal
  • Tidak dijual di banyak tempat atau varietasnya

2. Ukurannnya besar atau kecil

mengukur keliling penisKarena ukuran penis pada laki-laki sangat beragam, maka dibutuhkan pula kondom yang pas. Kondom memiliki ukuran yang berbeda-beda pula.  Terlalu kecil, dan kondom bisa menjadi tidak nyaman. Terlalu besar, dan kondom bisa lolos.

Kebanyakan pria akan jauh lebih senang menggunakan kondom yang cocok, dan untuk memfasilitasi itu, kondom hadir dalam cukup berbagai ukuran. Untuk itu memerlukan beberapa eksperimen untuk menemukan satu yang bekerja terbaik bagi Anda.

Kita perlu mengukur berapa panjang dan keliling dari penis saat ereksi. Untuk membeli kondom yang pas pastikan Anda mengukur keliling penis anda saat ereksi. Setelah itu beli kondom berdasarkan lebarnya dengan melihat tabel dibawah ini. Berikut ini tabelnya.

Lingkaran Penis (mm) Lebar Kondom yang direkomendasikan (mm)
 < 104 45 – 47
104 – 114 47 – 49
114 – 119 50 – 51
119 – 124 52 – 53
125 – 130 53 – 54
130 – 140 55 – 58
140 – 147 58 – 60
147 – 155 60 – 64
>155 64 – 69

3. Tipis atau tebal

Semain tipis semakin terasa sensasinya. Jadi jika anda mengalami masalah ejakulasi dini maka gunakan kondom yang tebal.

OK..segitu saja ya tipsnya. Semoga Bermanfaat

Advertisement
masker spirulina anti jerawat
error: Exclusive only on Terapimuslim.com !!
Visit Koko Wijanarko at Ping.sg Health Blogs
Health top blog sites
top blog sites Top  blogs