Mekanisme Cara Kerja Insulin dan Anatomi Pankreas

Share:

Cara kerja insulin dalam tubuh harus kita pahami terlebih dahulu. Sebelum kita bisa memahami bagaimana diabetes mellitus terjadi dan cara mengobatinya.

Anatomi dan Fisiologis Pankreas

Pankreas adalah organ pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan serta beberapa hormon penting. Pankreas terletak di bagian belakang rongga perut bagian atas, dan terbentang horizontal dari usus halus ke organ limfa. Panjang sekitar 10-20 cm dan lebar 2,5 cm. Pankreas berfungsi sebagai organ endokrin dan eksokrin. Fungsinya sebagai organ endokrin didukung oleh pulau-pulau Langerhans.

Anatomi Pankreas

Pulau-pulau Langerhans terdiri dari tiga jenis sel yaitu :

  • Sel Alpha yang menghasilkan glukagon.
  • Sel Beta yang menghasilkan insulin.
  • Sel Deltha yang menghasilkan somatostatin.

Mekanisme Cara Kerja Insulin

1. Insulin dan Glukagon

Insulin dan GlukagonOrgan sasaran kedua hormon ini adalah hati, otot dan jaringan lemak. Glukagon dan insulin memegang peranan penting dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Bahkan keseimbangan kadar gula darah sangat dipengaruhi oleh kedua hormon ini. Fungsi kedua hormon ini saling bertolak belakang. Secara umum, insulin menurunkan kadar gula darah sebaliknya glukagon meningkatkan kadar gula darah. Perangsangan glukagon terjadi bila kadar gula darah rendah, dan asam amino darah meningkat. Dalam meningkatkan kadar gula darah, glukagon akan merangsang glikogenolisis (pemecahan glikogen menjadi glukosa) dan meningkatkan transportasi asam amino dari otot serta meningkatkan glukoneogenesis (pemecahan glukosa dari yang bukan karbohidrat).

2. Efek Insulin pada Metabolisme Karbohidrat

Setelah makan maka di lambung proses pencernaan makanan berlangsung selama 2 jam dan pada saat itu Pankreas melepaskan insulin kedalam usus halus. Lalu di bantu insulin terjadi proses penyerapan makanan sehingga glukosa darah meningkat Insulin berguna untuk memasukkan glukosa ke dalam sel-sel atau organ seluruh tubuh untuk digunakan pada semua aktifitas. Sisa glukosa di ubah menjadi glikogen dan disimpan di hati, otot dan jaringan lainnya. Glikogen dapat digunakan lagi menjadi glukosa jika dibutuhkan, misalnya pada saat kita berpuasa. Proses ini dilakukan oleh hormon glukagon.

3. Efek Insulin pada Metabolisme Protein

  • Insulin menyebabkan pengangkutan secara aktif asam amino dalam sel.
  • Insulin menghambat proses katabolisme protein sehingga mengurangi pelepasan asam amino dari sel dan mengurangi pemecahan protein oleh sel.
  • Insulin menekan kecepatan glukoneogenesis (pembentukan glukosa dari protein).
  • Bila insulin tidak ada atau sedikit sekali, maka tubuh akan memecah protein menjadi gula melalui proses glukoneogenesis.
  • Pemecahan asam amino ini meningkatkan kadar ureum dalam urine, yang bila berlangsung lama akan merusak ginjal.

4. Efek Insulin pada Metabolisme Lemak

  • Insulin berguna meningkatkan pembentukan asam lemak. Sintesis lemak dalam sel hati dan ditranspor dari hati melalui darah dalam bentuk lipoprotein menuju jaringan adipose untuk disimpan.
  • Jika di butuhkan Lemak yang disimpan dapat dipakai sebagai energi melalui proses lipolysis.
  • Pengaruh jangka panjang kekurangan insulin menyebabkan aterosklerosis hebat, serangan jantung, stroke, penyakit vascular /Pembuluh darah lainnya.

5. Faktor lain yang Merangsang Pelepasan Insulin

a. Hormon gastrointestinal ( Lambung dan Usus)

Campuran beberapa hormon pencernaan yang penting seperti gastrin,sekretin, kolesistokinin, dan peptida penghambat asam lambung (yang merupakan hormon terkuat yang dikeluarkan oleh kelenjar pencernaan) akan meningkatkan pelepasan insulin dalam jumlah banyak. Hormon ini dilepaskan setelah makan. Selanjutnya hormon ini akan menyebabkan antisipasi insulin dalam darah yang merupakan suatu persiapan agar glukosa dan asam amino dapat diabsorbsi atau diserap.

b. Hormon lain dan sistem saraf otonom

Hormon-hormon yang dapat meningkatkan sekresi atau pengeluaran insulin : glukagon, hormon pertumbuhan, kortisol, dan yang lebih lemah adalah progesteron dan estrogen . Pelepasan insulin secara terus menerus dan dalam jumlah yang besar kadang dapat menyebabkan sel Beta Pankreas mengalami kelelahan sehingga dapat menyebabkan terjadinya diabetes.

Mekanisme Cara Kerja Insulin dan Anatomi Pankreas | Koko Wijanarko | 4.5

Berita Lainnya

error: Exclusive only on Terapimuslim.com !!
Visit Koko Wijanarko at Ping.sg Health Blogs
Health top blog sites
top blog sites Top  blogs